Dana AI baru senilai $100 juta yang didukung oleh Presight dan Shorooq Ventures yang berbasis di Abu Dhabi telah melakukan investasi besar pertamanya di AMI Labs, sebuah startup AI yang didirikan oleh pemenang Turing Award dan mantan Kepala Ilmuwan AI Meta Yann LeCun. Kesepakatan tersebut mengukuhkan AMI sebagai salah satu dari enam investasi awal dana tersebut, menyusul putaran pendanaan awal senilai $1,03 miliar yang menempatkan perusahaan pada penilaian pra-uang sebesar $3,5 miliar – salah satu putaran pendanaan awal terbesar dalam sejarah AI.
Pergeseran dari Prediksi ke Pemahaman
Pentingnya langkah ini lebih dari sekedar dukungan finansial. LeCun telah lama berpendapat bahwa model AI saat ini, yang berfokus pada memprediksi pola daripada memahami sebab dan akibat, memiliki keterbatasan yang melekat. AMI Labs bertaruh pada pendekatan yang berbeda: membangun sistem AI dengan “model dunia” yang menyimulasikan dunia fisik, memungkinkan mereka berpikir, merencanakan, dan berinteraksi dengan kenyataan dengan lebih efektif. Ini adalah perubahan arsitektur mendasar dari paradigma AI yang dominan.
Detail Penting Investasi
Presight-Shorooq Fund menilai lebih dari 1.000 perusahaan sebelum memilih AMI dan lima startup lainnya untuk portofolionya. Investor dana tersebut termasuk Temasek, Nvidia, SBVA, Mark Cuban, Eric Schmidt, dan Xavier Niel. AMI Labs, yang berbasis di Paris dan New York dengan kantor di Montreal dan Singapura, menargetkan aplikasi perusahaan di industri yang mengutamakan pemahaman sebab dan akibat fisik: manufaktur, dirgantara, robotika, dan biomedis.
Perusahaan portofolio Presight-Shorooq Fund lainnya termasuk NodeShift (sovereign cloud), Hebbia (enterprise AI), Candid (procurement AI), Crunched (financial Intelligence), dan Blue (voice action models). Dana tersebut memberi perusahaan portofolio akses ke infrastruktur AI Presight dan keahlian penskalaan regional Shorooq.
Membangun Ekosistem AI
Presight dan Shorooq tidak hanya memberikan modal; mereka sedang membangun ekosistem AI secara keseluruhan. Hal ini mencakup Program Akselerator AI untuk startup tahap awal dari kawasan MENA, Asia Tenggara, dan Asia Tengah, yang menawarkan pendampingan, sumber daya komputasi, dan akses ke model AI dasar. Presight-Shorooq Fund memperluas dukungan ini dengan memberikan dukungan finansial di samping akses infrastruktur. Program ini diluncurkan pada tahun 2024 di Expand North Star di Dubai dan kini memasuki kelompok kedua.
Investasi ini menandakan pergeseran yang lebih luas dalam pengembangan AI, dari prediksi probabilistik ke pemahaman kausal yang lebih kuat. Dukungan dari investor mapan dan penciptaan ekosistem AI menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap pendekatan ini.
Rencana perluasan dana tersebut mencakup kelompok masa depan yang menargetkan sistem energi, otonomi industri, infrastruktur data negara, dan layanan publik berbasis AI. Gabungan infrastruktur, pendanaan, dan keahlian regional menempatkan Presight dan Shorooq sebagai pemain kunci dalam membentuk masa depan pengembangan AI.
























