CPX dan ShoppingConsole Meluncurkan Platform Faktur Elektronik Negara Pertama di UEA

11

Pemimpin keamanan siber yang berbasis di Abu Dhabi CPX Holding dan perusahaan otomasi keuangan berbasis AI SpendConsole telah mengumumkan kemitraan strategis untuk meluncurkan platform e-faktur elektronik pertama yang berdaulat dan siap menerima mandat. Solusi bersama ini dirancang khusus untuk membantu organisasi sektor publik dan swasta menavigasi perubahan peraturan mendatang yang diamanatkan oleh Kementerian Keuangan UEA.

Hitung Mundur Peraturan

Waktu peluncuran ini sangat penting. UEA sedang melakukan transisi menuju kerangka kepatuhan pajak digital terstandar melalui peluncuran bertahap:
1 Juli 2026: Penerapan sukarela dimulai.
2027 dan seterusnya: Kepatuhan wajib mulai berlaku secara bertahap.

Peraturan baru ini mewajibkan semua transaksi B2B (Business-to-Business) dan B2G (Business-to-Government) menggunakan format faktur XML terstruktur. Khususnya, format tradisional seperti PDF atau file gambar tidak lagi mematuhi kebijakan ini. Pergeseran ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan manual, mencegah kebocoran PPN, dan menciptakan infrastruktur tata kelola keuangan yang transparan dan real-time di seluruh negara.

Perpaduan AI dan Keamanan Siber

Platform ini membedakan dirinya dengan menggabungkan dua domain yang secara tradisional terpisah: otomatisasi keuangan dan keamanan siber tingkat tinggi.

  • SpendConsole memberikan “kecerdasan”, yang menawarkan pengambilan faktur, validasi, dan pengelolaan hutang otomatis yang didukung AI.
  • CPX Holding memberikan “benteng”, memberikan kontribusi jaminan keamanan siber, pemantauan Pusat Operasi Keamanan (SOC) yang berkelanjutan, dan pelaporan kepatuhan.

Untuk memastikan kedaulatan data —yang merupakan persyaratan penting bagi pemerintah dan entitas infrastruktur penting—platform ini dihosting di penyewa Microsoft Azure CPX. Hal ini memastikan bahwa data keuangan sensitif tetap aman, terukur, dan berada dalam persyaratan yurisdiksi UEA.

Melampaui “Mencentang Kotak”

Meskipun banyak organisasi mungkin memandang mandat baru ini hanya sebagai hambatan regulasi, kemitraan CPX dan SpendedConsole memposisikan platform ini sebagai alat transformasi keuangan.

Dengan mengintegrasikan kemampuan pembayaran dan perbendaharaan, platform ini menawarkan kepada Chief Financial Officer (CFO) lebih dari sekadar kepatuhan; ini memberikan visibilitas real-time mengenai arus kas dan alat untuk mengoptimalkan modal kerja. Hal ini sejalan dengan Strategi AI dan Ekonomi Digital UEA yang lebih luas, yang bertujuan untuk mempercepat adopsi AI di kalangan perusahaan sekaligus mengurangi risiko penipuan.

Konteks: Standar Global

UEA mengadopsi model Pengendalian dan Pertukaran Transaksi Berkelanjutan Terdesentralisasi, dengan memanfaatkan Peppol International sebagai standar data. Ini merupakan langkah signifikan menuju interoperabilitas global, yang berarti faktur yang dibuat oleh UEA akan kompatibel dengan standar bisnis internasional.

Catatan untuk UKM: Mandat ini berlaku untuk semua transaksi B2B dan B2G, termasuk entitas yang tidak terdaftar PPN. Usaha kecil dan menengah harus memastikan mereka memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak dari Otoritas Pajak Federal agar tetap patuh menjelang fase wajib mereka.

Kesimpulan

Peluncuran platform berdaulat ini memberikan solusi ganda bagi perekonomian UEA yang terus berkembang: memastikan kepatuhan yang ketat terhadap mandat Kementerian Keuangan yang akan datang, sekaligus menawarkan alat AI yang canggih untuk memodernisasi operasi keuangan perusahaan.