Microsoft telah menyempurnakan lini Surface Pro dengan model 12 inci baru, yang diposisikan sebagai alternatif yang lebih terjangkau dan portabel dibandingkan versi 13 inci. Perangkat ini tidak dimaksudkan sebagai stasiun kerja utama, namun sebagai mesin sekunder serbaguna untuk tugas sehari-hari seperti penelusuran web, streaming, dan permainan ringan. Daya tarik utamanya terletak pada harga yang lebih rendah tanpa mengorbankan pengalaman inti Surface Pro.
Mencapai Keseimbangan Antara Fitur dan Biaya
Surface Pro 12 inci mencapai harga yang lebih rendah dengan melakukan pertukaran strategis. Meskipun tetap mempertahankan sasis aluminium premium dan desain penyangga yang khas, perangkat ini memiliki prosesor yang kurang bertenaga, layar beresolusi sedikit lebih rendah, dan webcam yang diturunkan versinya. Kelalaian yang paling menonjol adalah adaptor daya di dalam kotak, memaksa pengguna untuk membelinya secara terpisah dengan biaya tambahan.
Konfigurasi dasar mulai dari $650, dilengkapi dengan prosesor delapan inti Snapdragon X Plus, RAM 16GB, dan SSD 256GB. Model 512GB tersedia dengan tambahan $50, menawarkan nilai lebih baik bagi mereka yang membutuhkan lebih banyak penyimpanan. Pilihan warnanya antara lain Platinum, Ocean, dan Violet untuk model penyimpanan yang lebih besar.
Aksesori Ditambah
Biaya kepemilikan sebenarnya tidak hanya terbatas pada tablet itu sendiri. Aksesori penting seperti penutup keyboard ($150) dan Slim Pen ($250) dijual terpisah. Adaptor daya USB-C 45 watt, yang tidak disertakan dalam kemasannya, berharga tambahan $70. Total biaya Surface Pro 12 inci yang lengkap dapat dengan mudah melebihi $920, mempersempit kesenjangan harga dengan model 13 inci.
Performa dan Daya Tahan Baterai
Meski menggunakan prosesor Snapdragon X Plus, Surface Pro 12 inci menghadirkan performa kompetitif, sebanding dengan perangkat lain dengan chip yang sama. Tes benchmark menunjukkan hasil serupa dengan HP OmniBook 5 dan Acer Swift Go 14, dengan sedikit keunggulan dalam tugas single-core. Namun, performa grafis masih terbatas karena grafis Qualcomm Adreno terintegrasi.
Fitur menonjol sebenarnya adalah masa pakai baterai. Surface Pro 12 inci bertahan selama 22,5 jam yang mengesankan pada pengujian streaming YouTube, secara signifikan mengungguli model 13 inci. Ini menjadikannya pilihan menarik untuk penggunaan sepanjang hari tanpa perlu mencari jalan keluar.
Desain dan Tampilan
Surface Pro 12 inci mempertahankan desain Surface Pro yang sudah dikenal: sasis aluminium yang ramping dengan penyangga yang kokoh. Perangkat ini berbobot hanya 2,2 pon dengan keyboard terpasang, membuatnya sangat portabel. Layar dengan rasio aspek 3:2 sangat cocok untuk penggunaan laptop dan tablet, meskipun resolusi 2.196×1.464 dan kecepatan refresh 90Hz kurang mengesankan dibandingkan opsi OLED 13 inci.
Layar mencapai kecerahan puncak 435 nits tetapi hanya mencakup 96% gamut warna sRGB. Meskipun cukup untuk penggunaan kasual, ini tidak akan memuaskan para profesional yang membutuhkan reproduksi warna yang akurat.
Pengorbanan Utama: Penyimpanan dan Pelabuhan
Model 12 inci menggunakan penyimpanan UFS, yang lebih lambat dibandingkan NVMe SSD yang terdapat pada versi 13 inci, namun perbedaan performa di dunia nyata tidak terlalu jauh. Konektivitas terbatas pada dua port USB 3.2 Type-C, tidak memiliki dukungan Thunderbolt atau USB4 seperti model yang lebih besar.
Webcam diturunkan versinya dari 1440p menjadi 1080p, meskipun kualitas gambar tetap dapat diterima untuk konferensi video. Keyboard yang dapat dilepas menawarkan pengalaman mengetik yang layak untuk sesi singkat tetapi tidak ideal untuk sesi menulis yang lama.
Putusan: Nilai Solid untuk Pengguna Biasa
Microsoft Surface Pro 12-inci adalah pilihan menarik bagi mereka yang mencari PC tablet serbaguna tanpa mengeluarkan banyak uang. Desainnya yang ramping, masa pakai baterai yang lama, dan performa kompetitif membuatnya cocok untuk penggunaan biasa. Namun, calon pembeli harus mempertimbangkan harga aksesori, terutama pengisi daya, yang secara mengejutkan dijual terpisah.
Pada akhirnya, Surface Pro 12 inci memberikan proposisi nilai yang solid bagi pengguna yang memprioritaskan portabilitas dan keterjangkauan dibandingkan kinerja tingkat atas.
