Nintendo memanfaatkan nostalgia game retro dengan koleksi baru: miniatur Game Boy yang dirancang untuk memainkan musik asli Pokémon Merah dan Biru. Dijual melalui Pokémon Center seharga $70, perangkat ini menyerupai perangkat genggam klasik tetapi hanya berfungsi sebagai pemutar musik, menggunakan kartrid yang dapat ditukar untuk memutar trek individual.
Daya Tarik Rekreasi yang Tidak Sempurna
Rilisan ini mengikuti tren Nintendo yang menggoda penggemarnya dengan replika perangkat keras kesayangannya. Tahun lalu, model Lego Game Boy dirilis, dan baru-baru ini, bunga Super Mario yang bisa berbicara dan rekreasi Virtual Boy telah muncul. Game Boy Jukebox baru dengan sengaja mengingatkan kembali faktor bentuk perangkat genggam aslinya, namun sengaja menyembunyikan fungsionalitas gameplay sebenarnya.
Ukuran perangkat yang kecil memerlukan baterai kancing (tidak termasuk), dan “layar”-nya adalah lapisan statis yang dirancang untuk menyimulasikan tampilan dot-matrix saat kartrid dimasukkan. Meskipun bukan Game Boy yang berfungsi penuh, ia secara akurat mereproduksi suara dan musik boot-up klasik dari game Pokémon asli.
Mengapa Ini Penting
Langkah ini menyoroti meningkatnya permintaan akan pengalaman bermain game retro fisik. Sementara perusahaan seperti Analogue memproduksi konsol retro berkualitas tinggi dan berfungsi penuh, Nintendo tampaknya sedang menjajaki produk nostalgia yang lebih hemat biaya. Strategi ini mungkin diperuntukkan bagi para kolektor dan penggemar biasa yang menginginkan bagian nyata dari sejarah game tanpa memerlukan emulasi penuh atau kompatibilitas game.
Kurangnya fungsionalitas gameplay sebenarnya adalah pilihan yang disengaja. Nintendo tahu bahwa daya tariknya terletak pada tiruan visual dan pendengaran dari perangkat genggam klasik, bukan pada kegunaannya. Hal ini menimbulkan pertanyaan: berapa lama para penggemar akan menoleransi pembuatan ulang sebagian tersebut sebelum menuntut konsol retro yang berfungsi penuh dari perusahaan?
Nintendo dapat dengan mudah membuat Game Boy yang dapat dikoleksi dengan game klasik yang dimuat sebelumnya, namun mereka terus merilis perangkat dengan fungsi terbatas seperti pemutar musik ini. Apakah ini merupakan strategi yang diperhitungkan untuk mengukur permintaan atau merupakan sebuah godaan yang disengaja, masih belum jelas.
Sementara itu, Game Boy Jukebox menawarkan suara nostalgia seharga $70. Ini adalah pengingat bahwa terkadang, kerinduan akan pengalaman bermain game di masa lalu lebih berharga daripada pengalaman itu sendiri.























