Raksasa game Roblox telah mencapai kesepakatan dengan negara bagian Nevada, setuju untuk membayar lebih dari $12 juta dan menerapkan protokol keselamatan baru. Resolusi hukum ini menyusul tuduhan bahwa platform tersebut gagal memberikan perlindungan yang memadai bagi pengguna termuda, sehingga membuat mereka rentan terhadap predator online.
Penyelesaian: Perubahan Finansial dan Struktural
Perjanjian tersebut, yang diumumkan oleh Jaksa Agung Nevada Aaron Ford, dirancang untuk mengatasi kesenjangan keselamatan sistemik melalui komitmen keuangan dan mandat teknologi. Penyelesaian $12 juta ini dibagi menjadi beberapa inisiatif utama:
- Mempromosikan Aktivitas Offline: $10 juta akan dialokasikan selama tiga tahun untuk mendorong anak-anak terlibat dalam aktivitas non-digital.
- Pendidikan Keselamatan: $1 juta akan mendanai kampanye dua tahun untuk mendidik anak di bawah umur dan orang dewasa tentang keamanan online.
- Penghubung Penegakan Hukum: $1,5 juta akan digunakan untuk membentuk posisi khusus untuk berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum negara bagian.
Di luar aspek moneter, penyelesaian ini memerlukan keringanan sementara yang signifikan. Hal ini mencakup penerapan teknologi verifikasi usia—seperti estimasi usia wajah dan pemeriksaan tanda pengenal pemerintah—dan pemantauan perilaku untuk mendeteksi pengguna yang mungkin salah merepresentasikan usia mereka. Selain itu, perusahaan harus memastikan bahwa pesan yang melibatkan anak di bawah umur tidak dienkripsi, sehingga memungkinkan pengawasan dan perlindungan yang lebih baik.
Sistem Akun Berjenjang Baru
Sejalan dengan persyaratan baru ini, CEO Roblox David Baszucki baru-baru ini mengumumkan restrukturisasi cara pengguna mengakses platform berdasarkan usia. Pendekatan berjenjang ini bertujuan untuk membatasi paparan terhadap konten yang tidak pantas dan interaksi yang tidak dipantau:
- Roblox Kids (Usia 5–8): Chat di akun ini akan dinonaktifkan secara default dan akan dibatasi pada konten “Minimal”.
- Roblox Select (Usia 9–15): Pengguna dalam kelompok ini akan memiliki akses ke konten “Moderat” (yang mungkin mencakup kekerasan ringan atau humor kasar) dan fitur obrolan yang dilengkapi dengan perlindungan khusus.
- Roblox (Usia 16+): Pengalaman platform standar untuk pengguna yang lebih tua.
Jenis akun baru ini, yang akan diverifikasi melalui teknologi pemeriksaan usia atau verifikasi orang tua yang baru di platform, diharapkan dapat diluncurkan pada awal Juni.
Lanskap Hukum yang Lebih Luas
Penyelesaian ini bukanlah insiden yang terisolasi melainkan sebuah tonggak sejarah dalam pertarungan hukum yang jauh lebih besar untuk Roblox. Perusahaan saat ini menghadapi gelombang litigasi yang menyoroti meningkatnya ketegangan antara ruang sosial digital yang besar dan peraturan keselamatan anak.
- Litigasi Besar-besaran: Menurut Reuters, Roblox menghadapi lebih dari 140 tuntutan hukum yang diajukan pada tahun 2025, dengan tuduhan bahwa platform tersebut dengan sengaja mengizinkan predator untuk menargetkan anak di bawah umur.
- Tekanan Multi-Negara Bagian: Jaksa agung dari beberapa negara bagian—termasuk Texas, Kentucky, Louisiana, Iowa, Nebraska, Tennessee, dan Florida —telah meluncurkan tindakan hukum serupa.
Masalah utama yang menjadi inti tuntutan hukum ini adalah fitur komunikasi platform. Kritikus telah lama berpendapat bahwa fungsi obrolan yang tidak diawasi memberikan jalur langsung bagi predator untuk menjangkau anak-anak, sebuah kerentanan yang ingin dimitigasi oleh struktur akun berbasis usia yang baru.
“Resolusi ini menciptakan cetak biru bagaimana industri dan regulator dapat bekerja sama untuk melindungi generasi berikutnya dari warga digital,” kata Chief Safety Officer Roblox Matt Kaufman.
Kesimpulan
Penyelesaian di Nevada menandai perubahan penting bagi Roblox saat ia beralih dari platform “satu ukuran untuk semua” menuju ekosistem yang lebih teregulasi dan dipisahkan berdasarkan usia. Meskipun perusahaan bertujuan untuk menetapkan standar baru untuk keamanan digital, banyaknya tuntutan hukum yang menunggu keputusan menunjukkan bahwa pengawasan hukum dan peraturan terhadap platform game besar akan semakin intensif.
